5S Ubah Jadi Rapi Rumah Berantakan

Apa jadinya ketika Anda meletakkan sesuatu yang bukan pada tempatnya? Apa dampaknya untuk Anda?

Perhatikan meja kerja Anda, apakah Anda selalu merapikan dokumen-dokumen ke dalam almari filing selesai Anda bekerja?

Perhatikan kamar tidur Anda, apakah pakaian-pakaian yang tidak jadi Anda pakai bertebaran di atas kasur?

Perhatikan ruang tamu Anda, apakah buku-buku dan majalah-majalah sudah kembali ke raknya?

Seorang ayah yang pulang kerja mengeluh bahwa ia lebih senang pulang malam daripada pulang sore, karena setelah sampai rumah, ia menjadi lebih lelah melihat mainan anaknya berserakan di lantai dan sofa ruang keluarga, juga tumpukan piring serta gelas kotor di atas meja TV.

Kondisi seperti ini sangat banyak kita temui di lingkungan kita. Bahkan sekali waktu seorang kawan berkisah, betapa ia merasa malu, karena saat sampai di rumahnya, rekan bisnisnya sedang menunggu di ruang tamu, sementara ruang keluarga yang bersebelahan dengan ruang tamu tampak sangat berantakan dengan ‘remah-remah’makanan bertebaran di karpet dan krayon, pensil warna, dan buku gambar berserakan di atas sofa dan meja ruang keluarga.

Sebagian orang menyadari bahwa kondisi lingkungan akan mempengaruhi kondisi emosi mereka. Namun, tidak jarang juga beberapa orang yang mengeluh hanya melihat tanpa  bertindak apapun juga.

Satu hal lagi, kecenderungan orang-orang tertentu melihat dan menilai kondisi yang sebenarnya ‘kecil’, namun disikapinya  sebagai sesuatu yang ‘luas’. Akibatnya mereka langsung memaknai hal itu sebagai ‘big problem’. Meskipun, untuk merapikan dan menata ‘kesemrawutan’ itu cukup dengan mengomunikasikannya dengan anak-anaknya atau dengan pengasuhnya atau langkah terakhir dengan cara merapikan sendiri. Sekali waktu, Anda perlu mencoba menata, merapikan, dan meletakkan pada tempatnya semua itu sambil Anda hitung berapa lama waktu yang Anda butuhkan mengatasinya.

Mungkin Anda pernah tahu metode 5S?

Suatu metode yang digunakan untuk penataan dan pemeliharaan wilayah kerja secara insentif, yang berasal dari Jepang (sumber : Wikipedia).

Adapun 5S itu sendiri terdiri dari :

  • Seirin (Sort / Ringkas) adalah kegiatan menyingkirkan barang-barang yang tidak diperlukan sehingga segala barang yang ada di lokasi kerja hanya barang yang benar-benar dibutuhkan dalam aktivitas kerja.
  • Seiton (Set / Rapi) adalah segala sesuatu harus diletakkan sesuai posisi yang ditetapkan sehingga siap digunakan pada saat diperlukan
  • Seiso (Shine / Resik) adalah kegiatan membersihkan peralatan dan daerah kerja sehingga segala peralatan kerja tetap terjaga dalam kondisi yang baik.
  • Seiketsu (Standardize / Rawat) adalah kegiatan menjaga kebersihan pribadi sekaligus mematuhi ketiga tahap sebelumnya
  • Shitsuke (Sustain / Rajin) adalah pemeliharaan kedisiplinan pribadi masing-masing pekerja dalam menjalankan seluruh tahap 5S

Kegiatan ini harus dilakukan secara bertahap dan berurutan, artinya tidak bisa dilakukan secara acak.

Mungkin, bagi Anda yang tahu 5S ini, suatu waktu pernah terlintas dalam pikiran Anda untuk mencoba mengaplikasikannya.

Atau bagi Anda yang baru mengetahuinya, 5S ini dapat menjadi referensi baru untuk menyulap rumah Anda yang selama ini berantakan menjadi rumah yang selalu nyaman dan membuat Anda rindu untuk selalu ingin pulang ke rumah.

Masih ingatkah Anda bahwa rumah itu adalah rumah Anda? Artinya, yang akan merasa happy dengan kerapiannya juga Anda.

Oya, sudahkah Anda hitung berapa lama waktu untuk menyulap rumah Anda menjadi ‘kinclong’ lagi? Wow, good job, cuma perlu waktu 15 menit sampai 20 menit. Yang puas melihat semuanya membaik juga Anda.

Seringkali; kesal, lelah, dan keluh kesah (baca: keluhan) yang semula Anda rasakan tadi, seketika lenyap berganti bahagia.

Bagi Anda orang tua yang mempunyai anak-anak yang aktif, 5S ini sangat simpel, artinya bisa disampaikan ke mereka, sehingga dapat membentuk kebiasaan disiplin sejak dini.

Gunakan 5S di tempat kerja itu biasa, gunakan 5S di rumah itu baru luar biasa.

Jadi sekarang saatnya mulai terapkan 5S di rumah kan?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s