Tes Personaliti Bukan untuk Menghakimi

Berbagai tes kepribadian (Personality Test) diciptakan oleh para ahli dari psikologi, digunakan untuk mengetahui tipe kepribadian, karakter, keunggulan, maupun kelemahan manusia.

Saat tes ini diberikan dan diisi oleh setiap orang, sangat menarik perhatian, karena pada akhirnya masing-masing mulai melakukan cek n’ ricek ke dalam diri mereka, selain terkagum-kagum membaca deskripsi secara luas tentang dirinya, Setelah mengetahui hasilnya, selanjutnya mereka semakin dibawa penasaran untuk memetakan potensinya. Alhasil, kebanyakan dari mereka  kemudian lebih optimis dalam melakukan aktivitasnya.

Mungkin Anda mengenal beberapa alat personality test, antara lain seperti MBTI, DISC, Sanguinis Plegmatis Melankolis, Eneagram, dan masih banyak lagi.

Hal ini dapat menjadi referensi bermanfaat bagi Anda. Namun, ada beberapa hal yang sangat perlu dicermati dalam penggunaanya bahwa Tes Kepribadian bukan digunakan untuk mengelompokkan keterbatasan pada diri setiap orang dengan tujuan selanjutnya menghakiminya secara absolut.

Selain itu, Tes kepribadian bukan sepenuhnya digunakan untuk menilai keburukan kepribadian seseorang dan menyampaikannya kepada yang bersangkutan dengan maksud untuk mendemotivasinya.

Sebaliknya bahwa setiap informasi yang dihasilkan dari tes kepribadian tersebut akan sangat bermanfaat untuk lebih memotivasi dan mengoptimisasi seseorang.  Selain itu, alat tes kepribadian merupakan hasil penelitian dari para ahli psikologi.

Seakurat itukah hasilnya?

Tentu saja, dengan segala keterbatasannya sebagai manusia, para ahlipun bisa melakukan kesalahan-kesalahan, meskipun mungkin kecil kemungkinannya. Artinya tidak ada yang mutlak 100% benar dapat diandalkan dari tes itu. Kembali lagi, hanya yang Maha Mencipta manusia yang sangat mengetahui siapa diri kita masing-masing, juga diri kita sendiri tentunya.

Akan lebih bijak, jika kita mengatakan bahwa setiap orang itu unik. Artinya, memang tidak ada orang yang sama persis karakternya, sekalipun itu saudara kembar. Itulah anugerah Ilahi.

Kurang lebih Tes Personaliti hanya dapat mewakilkan gambaran perilaku, karakter, apapun namanya itu…dari setiap individu dengan segala keunggulannya dan kelemahannya (keterbatasannya) sebagai pribadi ciptaan Ilahi. Dan justru karena keterbatasannya itu seseorang menjadi lebih mudah dalam melakukan asosiasi dan diasosiasi, misal:

  • Lebih mudah memahami kegiatan apa saja yang dapat dilakukannya dan cocok untuknya; begitu juga dalam memahami, menghargai karya cipta, pendapat, dan persepsi orang lain
  • Lebih mudah mengenal dan memahami keunggulan dan kelemahan diri serta orang lain
  • Lebih mudah mengenal kebiasaan dan karakter diri serta orang lain
  • Lebih mudah mengenal dan mengartikan alasan-alasan sebenarnya apa saja yang dikemukakan orang lain
  • Lebih mudah mengetahui cara-cara apa saja yang umumnya dilakukan untuk mencapai keberhasilannya, begitu juga bagaimana seseorang bisa mengalami kegagalan dalam hubungan bisnis, pekerjaan, dan keluarganya.

Intinya, tujuan Tes Personaliti memudahkan Anda dalam membangun hubungan dan silaturahim lebih komunikatif, asertif, dan obyektif dengan siapa saja, termasuk diri Anda.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s